Sakralnya Api Unggun

Wednesday, February 13, 2013

Kalau bicara tentang secuil surga, buat saya adalah berada disekitar api unggun di malam hari di sebuah gunung yang dinginnya menusuk hingga ke sumsum tulang. Apa lagi yang bisa mengalahkan dinginnya malam itu selain kehangatan api unggun dan keakraban para pendaki? Segala jenis kebekuan pun mencair drastis dan melebur bersamaan dengan api yang menghabisi kayu-kayu itu satu demi satu.

Di momen syahdu itu, saya jadi ingat lagi kebesaran Tuhan dengan alamNya yang maha megah dan indah. Jadi ingat lagi buat bersyukur...

Kedengarannya mantap, ya?


Apalagi sembari bakar-bakar ayam dan ngobrol ngalor-ngidul bersama teman-teman. Belum lagi saling menertawakan suara gemeretak gigi masing-masing yang makin lama makin kencang. Beuh, mantap banget!

Tapi jangan coba bakar-bakar singkong, katanya bisa mengundang genderuwo dan kunti. Serem aja yakan kalau tiba-tiba ada makhluk tinggi besar dan ibu-ibu rambut panjang pake daster putih melayang-layang ikut nimbrung ketawa-ketiwi bareng kita?

Mereka yang senang, kita yang pingsan.

Tapi, malam-malam berapi unggun tentu saja gak gampang didapatkan. Gak setiap naik gunung kita bisa bikin api unggun seenak-enaknya. Bukan apa-apa, kondisi alam, cuaca, medan gunung, dan jarak tempuh itu pengaruh banget.

Seumur-umur naik gunung, saya baru bisa merasakan sakralnya api unggun di pendakian gunung Papandayan yang kedua kalinya. Kebetulan banget pendakian saat itu cuaca sedang mendukung sekali. Gak hujan, gak ada angin yang berlebihan, dan kayu-kayu juga cukup kering. 

Selain itu, gunung Papandayan juga gunung yang tidak terlalu tinggi. Buat mencapai Pondok Salada (tempat kemping) cuma memakan waktu empat jam. So, kalau berangkat pagi dari pintu masuk, siang hari pasti udah sampai dan bisa menyiapkan ritual berapi unggun.

Pengen banget nyobain api unggun?

Yuk packing!







You Might Also Like

2 komentar

  1. .Bener banget nih..dari setiap detik moment pendakian selain menuju top..a pi unggun moment sakral pengikat kebersamaan.
    .ditunggu iia,pendakian ke kalimantan selatan..utk tahun ini,ada pendakian bersama 17 agstn...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah seru banget tuh! Pendakian kemana Mba nana?

      Delete

Silahkan komen yang baik, kalau gak baik nanti gua gebuk. Wekaweka.