#30HariKelilingGunung: Cuaca Ekstrim Gunung Penanggungan

Sebentar, karena gua kemarin sempat mensyen soal bikin kronologi di Pilot Project: #30HariKelilingGunung, maka kisah akan dimulai dari sini:

Day 1, Selasa, 22 Januari 2019

Perjalanan gua mulai dari Jakarta, tepatnya kosan gua sih. Lanjut naik kereta bandara yang mengantarkan gua ke Citilink.

Asli, itu gua dapet tiket murah banget pas harganya sempat anomali, terus turun lagi, eh ada promo pula potongan 125k. Jadilah gua cuma bayar 370k.

Sayangnya, penerbangan gua akan delay gara-gara…. ujan gede banget! Hati langsung menciut kepikiran hal ini. Pasti bakal ngefek sampe ke rencana hari-hari selanjutnya.

Sesampainya di Surabaya gua langsung dijemput abang blogger kesayangan kita semua, Pradikta Kusuma-setapakkecil.com, yang pernah collabs bareng gua di project SetapakPendaki. Vlog-vlog gitu pada masanya. Wkwk.

Rencana pertama #30HariKelilingGunung adalah Gunung Penanggungan di Mojokerto, selain deket dari Surabaya, Pradikta juga bisa nemenin, jadinya gua gak sendiri-sendiri banget. Wkwk.

Sehabis ngeplan buat pendakian hari-hari ke depan, kami langsung tidur demi tenaga yang lebih prima. Maklum, napsu memburu matahari masih menggebu wk.

Day 2, Rabu, 23 Januari 2019

“Wah mas, abis ada puting beliung nih!” seru Pradikta sembari nyetir. Anjrit, ngeliat posisi pohon pada tumbang sih gua jadi minder.

Dari yang awalnya b aja, sampai akhirnya kami sadar kalau listrik mati semua, dilanjut lewat jalanan aspal yang udah gak keliatan aspalnya ketutupan ragam daun. Sampe ketemu warga lokal (warlok) yang teriak-teriak jalanan ketutup pohon tumbang. Makin minder yalord….

Namun, kami terus melangkah, mobil maksudnya, selama belum benar-benar ada pohon tumbang yang ngeblock jalan, sampe akhirnya beneran ada itu pohon tumbang setumbang-tumbangnya di depan muka.

Dengan ruas jalan yang relatif kecil dan pohon tumbang yang sampe 3/4 jalan, meskipun gua udah turun dan berusaha ngegeser itu pohon, rupanya menjadi hal yang sia-sia. Gua menyerah. Pradikta udah nyerah dari tadi since dia yang nyetir udah makin gemeter wkwk.

“Muter aja mas, itu lewat sebelah bisa kayaknya.” kata mas-mas di atas motor yang kebetulan lewat. Motor-motor matic yang imut masih bisa sih melintasi pohon tumbang ini.

“Oh, ada jalan lagi yah?” jawab gua. “Lanjut gak mas?”

“Lanjut deh, udah deket inih.”

Setelah berhasil muter dan surprisingly sampai juga ke base camp Gunung Penanggungan, turun lah gua untuk mencari parkir sekaligus tanya-tanya pada penjaga:

“Mas, parkir dimana ya?”

“Mau nanjak ya mas? Sementara ditutup dulu mas, cuaca ekstrim. Demi keselamatan pendaki.”

JLEGER! Gak sih biasa aja, gua udah menduga ini bakal terjadi. So, apa boleh buat, puncak bukan tujuan, pulang dengan selamat adalah yang utama.

Lagian nama projectnya kan #30HariKelilingGunung, jadi kalau gak bisa mendaki karena faktor cuaca, it’s okay. Gua gak akan pernah bisa melawan alam.

Setelah nyari keberadaan teman dari Instagram bernama Adhe (@kabut.rindu_) yang katanya nungguin di base camp karena mau nemenin nanjak juga dan ternyata tidak ditemukan, pulang lah gua kembali ke Surabaya bersama Pradikta.

Setelah di perjalanan pulang dan sinyal kembali berdatangan, masuklah sebuah pesan:

“Bang, ini aku Adhe, posisi dimana bang? Gunung Penanggungan badai gak bisa nanjak.”

“Oi sorry dhe, tadi udah sampai base camp terus nyari kalian gak ada. Ini udah otw Surabaya, maaf ya jadi gak bisa ketemu, makasih udah samperin ke Gunung Penanggungan.”

“Kita udah ketemu kok bang, tadi yang di atas motor pas ada pohon tumbang itu aku….”

“HAH, ANJRIT! KOK BISA GAK BILANG?”

“Biar surprise bang rencananya ketemu di base camp…”

“………..”

Yak dan berakhir surprise beneran jadi gak ketemu.

Meskipun gak bisa mendaki Gunung Penanggungan karena cuaca ekstrim, akhirnya kami memutuskan mencari subtitusi. Sembari menanti fajar di tengah menahan ngantuk yang wow kayak abis digebukin macan, akhirnya kami putuskan buat mendaki 35mdpl: Jembatan Suramadu. Wkwk.

So, ini aja kisah untuk hari ini, buat kamu yang mungkin ingin join atau mungkin punya rencana nanjak gunung di Jawa Timur, ini itinerary gua selama keliling Jawa Timur per day 3 #30HariKelilingGunung besok:

Semoga kita berpapasan!

You might also like More from author

6 Comments

  1. trzkyamalia says

    liat ada baluran di itinerary seketika ku menjerit! ku pengen ke sana jugaaaaaaaa 🙁

  2. Nana says

    Sukses buat project nya bang Acen.. Lancar sampai kembali ke Jkt 😀

    1. Acentris says

      Terima kasih banyakkkk, pantau terus ya #30HariKelilingGunung yaaa

  3. Rina Marcella says

    ke jabar ga bang?wkwk

    1. Acentris says

      Pasti dong, tunggu ittinnya gua rilis ya

Reply To Acentris

Cancel Reply

Your email address will not be published.