Naik Bus Pahala Kencana dari Wonosobo ke Jakarta, Siapa Takut?

Kemarin, waktu lagi traveling dalam rangka #Acentrip di jajaran gunung-gunung Wonosobo-Dieng dan sekitarnya, gua mendadak harus pulang ke Jakarta karena satu dan lain hal. 

Tapi gua anaknya kurang suka naik bus. Bukan apa-apa, kalau perjalanan ngebus singkat cuma sejam dua jam gua akan fine aja. Tapi kalau belasan jam seperti dari Wonosobo ke Jakarta sih gua nyerah. Apalagi kalau bukan karena beseran? Asli, kapok gua kalo kudu nahan pipis sepanjang perjalanan. Bisa kanker prostat eug. Wk. 

Yaudah, segera huntinglah gua shuttle dari Wonosobo menuju Purwokerto yang cuma makan waktu tiga jam terus dilanjutkan dengan naik kereta api dari Purwokerto menuju Jakarta. Meskipun gua dah sempet ngelirik tipis-tipis po pahala kencana sih.

Memang ya, manusia hanya bisa berencana namun Tuhan juga lah yang menentukan, shuttle dari Wonosobo ke Purwokerto habis pisan. Yang ada cuma bus dari Terminal Mendolo ke Purwokerto. Itu pun bus omprengan yang aduh capek kali ya. 

Shuttle habis, sebanyak apapun tiket kereta Purwokerto – Jakarta yang masih tersedia tak berguna. Pusing-pusing-pusing akhirnya mentok ke pilihan yang hampir semua orang pakai ketika traveling ke Wonosobo: bus. 

Yaudah, akhirnya gua pasrah mau naik bus aja.

“Kalo naik bus di Terminal Mendolo adanya dari jam 3 sore sampe Jakarta ya subuh lagi.” kata mas-mas di Basecamp Prau waktu gua nanya-nanya soal keberadaan bus. 

Hm. Daripada katanya-katanya mending gua googling aja dah. 

Eh pas mau googling mendadak inget, lha kan Traveloka kini sudah ada opsi Tiket Bus dan Travel ya. 

Coba ah, biasanya kan promonya segudang gitu. 

Pas dicek, ada! Uhuy! Mana dikasi banyak rekomendasi mana-mana aja bis yang oke buat perjalanan Wonosobo-Jakarta. Mana-mana aja bis nomer satu, lengkap dengan review dari para penggunanya. 

Pas mata gua saling berkejaran dengan beragam pilihan bus, Po Pahala Kencana di Traveloka menjadi pilihan gua. Simpel karena merekalah satu-satunya bus yang punya beragam pilihan jadwal yang berbeda satu sama lainnya. Dengan jurusan terminal yang berbeda. 

Gua pilih Po Pahala Kencana yang berangkat dari Terminal Mendolo, Wonosobo jam 16.00 dan sampai ke Terminal Kampung Rambutan, Jakarta jam 00.25. Yap, perjalanan yang ditempuh cuma 8 jam sekian. 

Sementara bus merek lain berangkat ada yang lebih cepat tapi nyampe lebih lambat. Eh gak usah bus lain ding, Po Pahala Kencana yang lain juga punya jadwal perjalanan bervariasi sampe yang 14 jam perjalanan aja ada. 

Terus di aplikasi Traveloka juga ketauan, selain review, ini bus punya fasilitas apa aja. Yang sempet gua sebut di atas, kalau gua anaknya beser banget, ada kali sejam sekali pipis. Gak mungkin kan eug bentar-bentar minta abangnya berhenti cuma demi bisa pipis di pinggir jalan? 

Nah, pas liat di Po Pahala kencana ada fasilitas toilet, makan, bahkan bisa pilih seat mana yang disuka, langsung aja lah gak mikir-mikir lagi gua buat mesen Po Pahala Kencana demi bisa mencapai Jakarta sesegera mungkin. 

Udah fasilitas kece, ternyata Traveloka juga menggaransikan tiketnya. Jadi kalo misalnya pegawe Po Pahala Kencana menolak tiket dari Traveloka, uang akan kembali. 

Meskipun pada kenyataannya gak sih, welcome banget malah mereka sama tiket yang dibeli dari online begini. Serunya lagi ya, harga tiket asli kan 120k. 

Tak lupa cek-cek ada promo apa sajakah yang sedang terjadi di Traveloka, dapetlah diskon 40k sendiri gua buat Po Pahala Kencana. 

Sebagai anak diskonan, lumayan banget lah dari 120k jadi cm 80k naik Po Pahala Kencana. 

Traveling irit dan cuan ya Traveloka yakaaan.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.