5 Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Mendaki Gunung

Udah lama ya kita gak ketemu?

Iya, iya. Abang Acennya emang lagi super sibuk akhir-akhir ini. sibuk merangkai mimpi dan berusaha mewujudkannya menjadi kenyataan. #tsailah

Salah satu mimpi yang sedang gue rangkai adalah menjadi pria kece berperut kotak-kotak bak roti sobek. *tusuk-tusuk perut sendiri yang membuncit

Masa iya, kalah sama roti sobek?

Anyway, gua lagi getol-getolnya berolahraga perut sudah buncit gendats bagai om-om senang yang berkeliaran di tengah gelapnya hutan. Gak sedap banget dipandang dan buruk buat kesehatan ini perut ya ampun. Semua ini salahnya junkfood yang gua gemari dan dikonsumsi hampir setiap hari beberapa bulan belakangan ini.

Kini, gua lagi rajin-rajinnya olahraga. Apa aja. Ya lari kecil-kecil, lari jarak jauh, lari dari masalah, push up, sit up, kayang, semuanya! Sedikit banyak kegiatan itu mengingatkan gua pada saat awal-awal mau mendaki sih. Semangatnya luar biasa!

Nah hal positif ini juga bisa dicontoh buat kamoh-kamoh pendaki gunung sejati maupun pendaki gunung musiman dan dadakan, hingga siapa aja yang suka bepergian. Karena salah satu hal yang paling penting buat dilakukan dalam hidup kita adalah OLAHRAGA!

Olahraga luar biasa penting loh! Apalagi pas deket-deket mau mendaki.

Mendaki gunung, as you know, bener-bener membutuhkan stamina yang luar biasa.
Nah, coba deh, buat yang punya rencana mendaki dekat-dekat ini, lakukan kegiatan ini kalau bisa rutin sebulan sebelum mendaki. Kalau mepet ya seminggu sebelum lah. Kalau masih mepet juga ya tiga hari sebelum lah. Kalau masih terlalu mepet dan mager ya….. GERAK DONG! #sewotsendiri

Kegiatannya apa aja sih?

My 28's first #run So, anybody here? #backgenic #running #morningrun #indorunners

A post shared by Acen Trisusanto (@acentris) on

1. Jogging
Alias lari-lari kecil. Lari-lari besar juga gapapa. Gak masalah. Yang penting rutin dilakukan setiap hari 15-30 menit sekali lah. Bagus buat jantung, juga bagus buat kaki. Berguna banget buat nani pas mendaki. Kaki itu sangat diandalkan loh. Kalau gak jogging, berasa banget nanti lelahnya pas mendaki.

2. Loncat-loncat (jumping jack)
Iya, loncat-loncat. Percaya deh, loncat-loncat kayak lagi skippingan virtual itu juga membantu banget buat memperkuat jantung. Hebatnya lagi, seluruh tubuh bakal ikutan gerak. Keringat juga bisa lebih cepet keluar. Tapi jangan kaget nanti kalau ngos-ngosan banget pertama kali coba, itu wajar. Nah, itulah yang penting, semakin sering loncat-loncat, semakin kamu bisa ngatur ritme nafas. Percayalah, bakal bikin pendakian kamu jauh lebih enteng!

3. Push up
Kalau yang ini biar bahu dan lengannya makin kuat. Ingat lho, mendaki gunung itu kita bakal bawa beban yang berat. Iya sih hari berganti hari bebannya akan berkurang, tapi, kalau bahu gak kuat, justru makin terasa berat loh!

4. Pull up 
Intinya adalah mengangkat diri sendiri. Gelantungan gitu loh yang narik badan sendiri. Susah amat jelasinnya. Pokoknya bisa gelantungan di kusen pintu. Di pohon tetangga. Di pintu gerbang orang. Asal jangan gelantungan di pikiran orang lain aja. Capek tau #lah #curcol.
Oiya, ini fungsinya supaya lengan makin kuat! Jadi pas kita perlu gelantungan di pohon pas mendaki nanti, bisa kuat!

5. Sit up.
Gerakan ini wajar banget lah buat bikin perut kamu semakin kencang dan kece. Tapi jangan salah, kalau perut kamu kenceng, beban yang ada di ransel kamu bisa diset buat ditimpakan di perut juga. Jadi gak semuanya di pundak. Membantu banget kan?

Kayaknya sih itu dulu yah. Gak perlu lah sampai kayang segala. Yang paling penting dalam mendaki gunung adalah menjaga stamina tubuh biar kuat dari awal sampai akhir. Olahraga kecil-kecilan kayak di atas itu membantu banget. Bagusnya lagi, kalau udah terbiasa, bakal enteng ngelakuinnya dan bonusnya punya badan ketjeh!

Trust me, it works! *semoga di-endorse L-Men itu ya Alloh. Haha.

Salam olahraga!

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.