Serupa tapi Tak Sama, Ini Cara Membedakan Batik Solo dan Yogyakarta

Selain sama-sama berada di provinsi Jawa Tengah dan memiliki keraton, ada satu lagi persamaan yang dimiliki Solo dan Yogyakarta, yaitu sebagai sentra batik. Walau tampak serupa, ternyata batik yang berasal dari kedua kota tersebut berbeda satu sama lain. Daripada makin penasaran, segera miliki jadwal kereta api dari Jogja ke Solo dan kunjungi pusat pembuatan batik yang ada di sana.

Warna
Pada kain batik tradisional, ada perbedaan yang cukup signifikan pada batik Jogja dan Solo. Batik Jogja banyak didominasi warna dasar putih, sedangkan Solo cenderung memilih warna coklat atau gelap. Seiring perkembangan waktu, batik Jogja mulai menggunakan warna dasar gelap tapi lebih kebiruan. Berbeda dengan Batik solo yang lebih banyak menggunakan warna hitam kecoklatan.

Motif
Sama-sama masih mempertahankan desain baku dari keraton yang berasal dari satu kerajaan, motif batik Jogja dan Solo memiliki perbedaan. Pada batik Jogja, motif parang dipadukan dengan warna latar belakang putih dengan arah dari kanan atas ke kiri bawah.

Tapi di batik Solo, motif parang akan dihiasi dengan tambahan gambar lainnya dan jalur sebaliknya. Begitu juga dengan corak garis di batik Jogja cenderung lebih tebal dan besar sehingga tampak lebih tegas, sedangkan di Solo lebih kecil dan tipis yang terlihat lebih halus.

Kampung Batik Ngasem

sumber

Pecinta batik akan dimanjakan oleh banyaknya pilihan batik di Malioboro. Tapi jika ingin mendapatkan koleksi batik yang cukup lengkap, seperti batik tulis, cap, hingga printing bisa mendatangi Kampung Batik Ngasem.

Setelah melihat jadwal kereta Jogja Solo, disambung dengan menaiki becak ke sebelah barat Keraton Yogyakarta, pengunjung akan disambut berbagai toko atau butik batik. Selain kain batik, ada berbagai produk berbahan batik seperti pakaian, sarung bantal, hingga tas yang dibanderol dari harga di bawah seratus ribu.

Kampung Batik Giriloyo

sumber

Terletak di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, pengunjung bisa melihat pembuatan sekaligus berbelanja batik tulis yang memang menjadi daya tarik utama. Harganya memang lebih tinggi, mulai dari ratusan ribu hingga lebih dari satu juta Rupiah, tapi kualitas kain batik tulis yang didapatkan sungguh istimewa.

Kampung Batik Kauman

sumber

Puas mengunjungi sentra batik di Yogyakarta, manfaatkan jadwal kereta Jogja Solo untuk mengunjungi kota tetangga. Hanya berjarak satu jam dengan biaya tiket kereta api yang ekonomis, kamu masih punya banyak waktu dan dana untuk kembali memborong batik khas Solo.

Kampung Kauman merupakan sentra pembuatan batik yang berada di Jalan Cakra. Selain dapat melihat langsung pembuatan batik sekaligus belajar membatik, borong juga berbagai produk batik dari harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Kampung Batik Laweyan

sumber

Berbekal jadwal kereta Jogja Solo, turun saja di Stasiun Purwosari. Tidak jauh dari sini, ada Kampung Batik Laweyan yang menjual aneka kerajinan batik dan souvenir. Mirip dengan kampung batik lainnya, pengunjung bisa langsung menyaksikan proses membatik dan belajar membuat batik sendiri. dikenal sebagai penghasil batik tulis, cap, kombinasi tulis cap, serta printing yang dibanderol dari harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Tidak ada salahnya usai berbelanja batik di Yogyakarta, tinggal mengikuti jadwal kereta Jogja Solo dan lanjut memborong batik di Solo. Tertarik?

You might also like More from author

1 Comment

  1. Evi says

    Saya penggemar batik. Tapi tetap saja sulit membedakan mana batik Solo dan mana batik Yogyakarta. Sepertinya butuh latihan lebih banyak lagi agar bisa membedakan keduanya

Leave A Reply

Your email address will not be published.